
Pada bulan Juli 2025, Desa Sudimara, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, menjadi tuan rumah kegiatan Edukasi Kesehatan yang bertujuan meningkatkan literasi masyarakat terkait pencegahan stunting dan diabetes melitus (DM). Kegiatan ini diselenggarakan oleh salah satu Tim Penerima Hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemendiktisaintek Tahun 2025. Adapun judul yang diusulkan adalah “Integrasi Edukasi Kesehatan dan Kewirausahaan Masyarakat Desa Sudimara Melalui Inovasi Produk Perbekalan Rumah Tangga dan Pangan Fungsional Berbasis Pohon Pisang” melalui skema Program Kemitraan Masyarakat. Baik ketua maupun anggota tim tersebut, yakni Lulu Setiyabudi, M.Si. dan apt. Ari Wahyudi, M.Farm. merupakan anggota Tim Riset Center of Rural Health (RCRH) Universitas Jenderal Soedirman yang aktif melaksanakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Menghadirkan narasumber berkompeten, yaitu Lulu Setiyabudi, M.Si dan Windy Septiyanti, M.Parm.Clin, kegiatan ini memberikan pemahaman komprehensif kepada warga terkait pentingnya pola makan sehat, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pencegahan faktor risiko penyakit kronis, khususnya diabetes melitus.
Dalam sesi edukasi, Lulu Setiyabudi, M.Si menekankan pentingnya intervensi gizi sejak masa kehamilan hingga usia dua tahun anak (periode 1.000 HPK) untuk mencegah stunting. Ia menjelaskan bahwa stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik, tetapi juga perkembangan kognitif anak di masa depan.
Sementara itu, Windy Septiyanti, M.Parm.Clin membahas tentang pencegahan diabetes melitus dengan menjaga pola makan seimbang, mengatur konsumsi gula, dan rutin melakukan aktivitas fisik. Ia juga memberikan tips praktis bagi masyarakat agar dapat menerapkan gaya hidup sehat sesuai kondisi dan sumber daya yang tersedia di lingkungan desa.
Kegiatan ini berlangsung dengan interaktif, di mana peserta aktif bertanya dan berbagi pengalaman terkait masalah kesehatan yang mereka hadapi. Di akhir acara, tim RCRH membagikan materi edukasi dalam bentuk leaflet dan modul singkat, sehingga informasi dapat terus diakses dan diterapkan oleh warga.
Melalui program ini, diharapkan literasi kesehatan masyarakat Desa Sudimara semakin meningkat, sehingga mereka mampu menerapkan perilaku hidup sehat untuk mencegah stunting pada generasi muda dan mengurangi risiko diabetes melitus di kemudian hari.
